Setelah begitu banyak menggunakan RSS Reader yang ada, seperti SharpReader, Firefox, Opera, dll, akhirnya hingga kini saya setia menggunakan RSS Bandit sebagai RSS/Atom Reader di Desktop PC maupun Notebook saya. Selain free, RSS bandit juga menawarkan fitur yang paling lengkap dibanding RSS Reader lainnya. Untuk mendownloadnya, bisa langsung ke website-nya (langsung download). Oh ya, karena dibangun di atas teknologi .NET dari Microsoft, maka PC Anda harus telah terinstall .NET Framework 2 yang disediakan free dari Microsoft (download).

Fitur

Beberapa fitur yang saya suka dari RSS Bandit adalah:

  • Sinkronisasi status download RSS antar PC. Berguna sekali bila Anda menggunakan RSS Bandit di 2 atau lebih PC. Tentunya RSS yang sudah di download di PC pertama, Anda tidak ingin membacanya kembali di PC yang lain. Fitur ini akan menyelesaikan masalah Anda.
  • Web Browser terintegrasi dengan fitur Pop-Up Blocker.
  • Hemat biaya buat yang menggunakan koneksi berbasis data (tarif per KB/MB). Ini karena RSS Bandit dapat memanfaatkan fitur kompresi data dari Web Server.
  • Bila ada RSS yang ingin kita follow-up kemudian, RSS bandit menyediakan fitur penanda (Flag).
  • Skin/Layout untuk mengubah “rasa” penyajian tulisan.
  • Tersedia AddIn/PlugIn/Extension untuk menambah lebih banyak lagi fitur yang kita inginkan.

Dan masih banyak fitur lainnya.

Screen Shot

Di bawah ini adalah beberapa screen shot dari RSS Bandit.

Gambar 1:
Layoutnya mirip dengan Email Client, seperti Outlook Express, Thunderbird, sehingga tidaklah sulit mengoperasikannya.

Gambar 2:
Tampilan defaultnya adalah dalam bentuk summary. Bila ingin membaca keseluruhan artikel, cukup klik link di judul tulisan, maka page sebenarnya akan terbuka di Internal Browsernya.

Gambar 3:
Bila berlangganan, bisa juga ditampilkan Notifikasi setiap kali ada tulisan/berita/blog baru.

Gambar 4 s/d 11:
Langkah-langkah berlangganan RSS/Atom dari sebuah situs RSS.

Selamat mencoba.

Powered by Zoundry Raven

Nenek saya saat ini sudah berusia 78 tahun dengan kondisi kesehatan yang tidak baik, salah satunya fungsi ginjalnya yang buruk. Ketergantungannya pada obat-obatan sangat tinggi. Boleh dibilang tanpa obat, sekarang beliau tidak akan bisa bertahan sebaik ini.

Salah satu obatnya yang rutin diminum setiap hari adalah Ketosteril, obat khas penderita ginjal yang harganya cukup mahal. Dalam satu hari bisa menghabiskan 6 butir. Karena harganya yang mahal, maka saya tertarik untuk mencari tahu sebenarnya apa itu Ketosteril.

Setelah “Google”-ing, saya menemukan beberapa artikel terkait Ketosteril. Ternyata Ketosteril berfungsi untuk memasok asam amino pembentuk protein bagi penderita gangguan ginjal. Seorang penderita gangguan ginjal biasanya tidak diperbolehkan mengkonsumsi protein berlebihan, karena bisa memperburuk kondisi ginjalnya. Dengan Ketosteril, kebutuhan protein pasien tetap tercukupi dengan konsumsi makanan rendah protein.

Referensi:

Powered by Zoundry Raven

Sudah beberapa minggu terakhir penyakit flu dan batuk anak saya tidak pernah sembuh dengan tuntas. Mungkin karena penyakitnya tidak pernah hilang secara tuntas dari rumah saya. Mulai dari saya, istri hingga pembantu terkena flu secara bergiliran. Akhirnya kami pergi ke spesialis THT. Kami diperiksa dengan menggunakan kamera kecil yang bisa masuk jauh ke rongga telinga, hidung dan tenggorokan.

Salah satu yang mengejutkan kami adalah bahwa tekanan di telinga kanan anak kami sudah cukup tinggi hingga mencapai taraf yang mengkhawatirkan. Hal ini disebabkan banyak lendir yang mulai mengental di dalam rongga telinga. Lendir ini masuk dari hidung dan tenggorokan melalui saluran kecil yang menghubungkan hidung dan telinga (saluran Eustachii). Bila tidak diobati dengan benar, maka tekanan yang berlebihan ini bisa menyebabkan tuli.

Oleh karena itu, pengobatan pertama yang diberikan adalah untuk segera mengeluarkan lendir tsb dari telinga. Dokter juga meminta agar selalu makan dan minum yang hangat/panas supaya lendir mencair dengan sendirinya dan keluar dari rongga telinga.

Lalu bagaimana tindakan pencegahannya pada orang/anak yang terkena flu/batuk? Usahakan agar lendir dapat segera keluar dari hidung/tenggorokan, jangan biarkan lama dan akhirnya mengental. Khusus pada bayi/anak yang belum bisa mengeluarkan sendiri lendirnya, orang tua bisa membantu menyedotnya dari rongga hidung, namun segera buang dan jangan sampai tertelan, karena lendir tsb penuh dengan kuman/virus/bakteri.
Beberapa artikel dan tulisan terkait lain yang bisa dijadikan refenrensi:

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »